Yuk, wujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah

Thursday, November 04, 2010

Guncangan

Setiap orang tidak akan menyukai mendapat guncangan yang berupa musibah, ujian dan cobaan. Padahal guncangan itu adalah jalan menuju surga apabila kita menerima dengan sabar dan ikhlas. Surga tidak akan diperoleh melainkan dengan bersusah payah dan melewati terjal berliku, penuh tetesan air mata serta luka dihati. Sebagaimana Firman Allah.

'Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu cobaan seperti halnya yang menimpa orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan serta guncangan (dengan berbagai cobaan) sehingga berkata Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, 'kapankah datangnya pertolongan Allah?' Ingatlah, pertolongan Allah itu sangat dekat' (QS. al-Baqarah : 214).

Firman Allah, 'Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, sebelum kamu diuji, diberikan cobaan, bencana sebelum umat sebelum kamu? Selanjutnya, 'Padahal belum datang kepadamu cobaan seperti halnya yang menimpa orang-orang yang terdahulu sebelum kamu, mereka tertimpa malapetaka dan kesengsaraan dengan berbagai penyakit, penderitaan, kepedihan, musibah dan berbagai macam kesengsaraan lainnya, serta diguncang dengan guncangan hebat, guncangan dengan berbagai cobaan. Oleh karena itu Rasulullah bersabda.

'Surga itu dikelilingi hal-hal yang tidak disukai, sedang neraka itu dikelilingi hal-hal yang menyenangkan.' (HR. Bukhari & Muslim).

Tentunya memerlukan perjuangan yang tidak mudah untuk melawan hawa nafsu dalam melakukan ketaatan, menghindar dari berbagai kemaksiatan dan kemungkaran, bersabar terhadap berbagai musibah, ujian, cobaan dan berserah diri kepada Allah. Oleh karena itu datangnya janji Allah bagi orang yang kehilangan penglihatannya sebagaimana dinyataka dalam hadist riwayat Anas.

'Apabila Aku memberi cobaan hambaKu dengan Aku butakan kedua matanya, lalu dia bersabar maka Aku menggantikannya dengan surga' (HR. Bukhari).

Demikian juga untuk orang yang diberikan cobaan dengan meninggal dunianya seseorang yang dicintainya seperti teman hidup, anak, saudara, orang tua. Dalam hadist qudsi Allah berfirman. ' Tidak ada balasan di sisiKu bagi hambaKu yang beriman, apabila Aku cabut nyawa orang yang dicintainya dari penduduk dunia, kemudian dia bersabar dan berharap pahala atasnya kecuali surga.' (HR. Bukhari).

Mari kita bersabar ketika mendapatkan guncangan dengan berbagai ujian, cobaan dan musibah karena mengantarkan kita menuju surga yang Allah janjikan. Sekaligus kita hindarkan berkeluh kesah atas musibah yang terjadi, sebab berkeluh kesah membuat hidup terasa lebih berat daripada musibah itu sendiri.

Post a Comment

Home

AGUSSYAFII BLOG
2006
Proudly powered by : Blogger