Sayang Ayah
Tibalah hari diakhir pekan, anaknya bangun pagi, sikat gigi, mandi & sarapan, dia sudah terlihat manis pagi itu. dia menunggu didepan pintu kamar ayahnya. Ketika ayahnya keluar dari kamar, anak itu segera berlari menyambut ayahnya dan berkata, 'ayah, hari ini jadikan kita ke taman?' Sang Ayah menganggukkan kepala. dia berlari riang gembira, melompat-lompat sambil berteriak, 'Yess!' Tidak lama kemudian HP sang ayah berbunyi dan dia mendengar ayahnya berkata, 'Maaf Pak, saya tidak bisa ke kantor hari ini karena saya sudah berjanji mengajak anak saya jalan-jalan.'
Anaknya tahu bahwa ayahnya lebih mengutamakan janjinya untuk jalan2 ke taman dengan dirinya daripada harus ke kantor. Kegembiraan begitu sangat meluap, ciuman kecil mendarat dipipi ayahnya sambil membisikkkan kata, 'Aku sayang ayah.' Sang ayahpun tersenyum mendengarkan ucapan anaknya. Kebahagiaan terasa hangat menghiasi keluarganya. Ayah, ibu dan anaknya berlibur bersama membuat hidup menjadi begitu terasa indah.
Sungguh indahnya hidup ini bila kita meluangkan waktu untuk anak-anak kita, berkumpul dan bermain. Sebagai ayah, saya bisa merasakan kebahagiaan ketika sang buah hati mengatakan dengan wajah yang berbinar penuh kegembiraan, 'Aku sayang ayah.' Hati terasa sejuk & indah.
0 Response to "Sayang Ayah"
Post a Comment