Teriakkan Tukang Roti

Pengorbanan itu nilai teratas yang ada pada tukang roti itu sehingga memancar diwajah tukang roti biar sudah tua nampak selalu berseri jika bertemu dengan para pembelinya. Namun beberapa hari ini teriakkan tukang roti itu tidak terdengar, saya tanya istri saya, dek..tukang roti kok nggak pernah kedengarannya beberapa pagi ini ya? Iya mas, katanya sih sakit. Sampai pada suatu hari saya mendengarkan bahwa dia telah tiada. Rasa kehilangan menghinggapi diri, terbayang wajahnya yang sederhana. Pengorbanan dan keihlasan adalah dua kata yang melekat pada tukang roti itu. Sayapun kehilangan teriakkan di pagi hari tukang roti.
2 Responses to "Teriakkan Tukang Roti"
saya jadi ingat seorang pengusaha buku di jl.pramuka jakarta, dia pernah bilang: kalau mau dagangan laris, jual murah barangnya.
jadi apa yg dilakoni tukang bubur ayam ini lebih hebat dan sangat mulia dan insyaallah dimata ALLAH tentunya.
wassalam
mudah-mudahan ya mas..
Post a Comment