Saat Bahagia

Tak Sampai sepekan kemudian ia mendapatkan kabar bahwa suaminya sedang terbaring di Rumah Sakit karena mobilnya mengalami kecelakaan. Di Rumah Sakit ia melihat suami yang sedang terbaring lemah, menangis bercucuran air mata. Meminta maaf atas semua perbuatan yang pernah dilakukannya. Kekuatan dan kesabaran dirinyalah yang mampu untuk menyembuhkan luka hati. "Mas, aku sudah memaafkan.."ucapnya. Ketegaran hati telah mampu membimbing anak-anak dan suaminya untuk selalu berada di jalan Allah. Pengalaman itu semakin meneguhkan keimanannya bahwa Allah akan membalas kebaikan yang ikhlas dengan kebaikan yang berlipatganda. Sejak itu saat bahagia bersama orang-orang yang disayanginya telah kembali dan semakin mendekatkan diri kepada Allah. Subhanallah..
1 Response to "Saat Bahagia"
Blog dan contentnya bagus, komentar juga ya di blog saya www.indojobfair.com
Post a Comment