Kumandang Adzan

Pernah kami (saya dan istri) selesai mendengarkan kumandang adzan, kami selalu berdoa. Ibunya mengangkat tangannya setelah itu mengusap muka dengan kedua tangannya. Hana mengikutinya, begitu selesai melakukannya ibunya mencium Hana. Sejak itu biarpun kami tidak selalu menungguin Hana, setiap kali selesai mendengarkan kumandang adzan Hana selalu mengangkat kedua tangannya setelah itu mencium tangannya. Sungguh indahnya hidup ini.
0 Response to "Kumandang Adzan"
Post a Comment