Ojek Payung

Sesampai halte, saya ambil lembar seribuan dua. Saya serahkan uang itu padanya. Bocah kecil dengan kaosnya yang basah kuyup dengan wajah memelas. “Om, tambahin dong seribu lagi..?” Ketika saya serahkan lagi satu lembar seribuan, wajah bocah kecil itu berubah ceria, berteriak sambil melambaikan tangannya. “Makasih, om..” Itulah Jakarta ditengah hujan dan banjir masih ada keceriaan
0 Response to "Ojek Payung"
Post a Comment