Saturday, November 07, 2009

Menggemari Buku

Sabtu pagi jam 9, anak-anak Amalia berangkat bersama-sama ke Indonesia Book Fair, JCC, Senayan. Bersama Lusi, Atun, Mona, Rizki, Novi, Ari, Egi dan Hana penuh kegembiraan. Kegembiraan itu terpancar dari raut wajahnya dengan senyuman. Begitu kami sampai anak-anak sudah berlarian. Indonesia Book Fair nampak meriah, banyak orang-orang yang memenuhi setiap stan bahkan disalahsatu stan Hana sibuk dengan komputer interaktifnya. Sementara kakak-kakaknya sedang asyik membaca. Rizki menggemari buku yang berjudul 'Master Sulap.' Rizki sedang membayangkan dirinya seolah Dedy Corbuzse Sang Master. Mona dan Lusi membaca buku resep makanan, Novi terlihat lebih asyik dengan komik bergambar.

Biasanya kami di Rumah Amalia senantiasa menugaskan anak-anak agar membaca salahsatu buku kemudian merangkum. Setelah merangkum maka mereka menceritakan pada teman-temannya dengan demikian anak-anak menjadi menggemari buku. Menggemari buku akan membuka cakrawala anak-anak untuk meluaskan pemikiran. membaca, menulis dan bermain merupakan sebuah rangkaian belajar yang tidak pernah berhenti. Bagian yang paling penting dari proses belajar secara terus menerus.

Saya teringat ketika Baginda Nabi Muhamad SAW menerima wahyu pertama kali yang berbunyi, Iqra bismirrobikal ladzi kholaq, 'Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang telah menciptakan.' Pesannya adalah agar kita senantiasa membaca. Membaca buku, membaca rangkaian setiap peristiwa yang berada disekeliling kita agar kita menjadi orang yang selalu peduli. Dengan menggemari buku maka anak-anak mengasah kepekaan pikiran dan perasaan yang ada pada dirinya.

Itulah sebabnya kepergian kami ke Indonesia Book Fair merupakan upaya agar anak-anak Amalia menggemari buku dan kami juga sempat sejenak mendengarkan diskusi menarik tentang buku 'Api Sejarah' namun saya lupa nama penulisnya. Berbagai buku dilahapnya sampai habis bahkan ada buku yang menarik, disebutnya dengan 'Talking Book.' Buku yang bisa berbicara, Hana putri saya mencoba 'Talking Book' mudah dan sederhana karena ada peralatan elektroniknya namun sayang masih terasa mahal untuk kami. Pada sesi terakhir kami memasuki salahsatu stan dan anak-anak mendapatkan buku serta majalah komik gratis sebagai hadiah untuk anak-anak Amalia yang selalu menggemari buku. 'terima kasih kak..' ucap anak-anak Amalia dengan wajah tersenyum penuh kebahagiaan.

---
'Mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk dari Alloh dan mereka itulah ulul albab' (QS. 3:7).

No comments:

Hati Gelap Karena Perselingkuhan

Perselingkuhan adalah faktor penyebab kehancuran rumah tangga, perselingkuhan itu juga hampir menjadi penyebab kehancuran per...