Menikmati Hidup

Sama seperti halnya seorang kakek yang selalu tersenyum setiap pagi hari ketika lewat depan rumah. Awalnya kami sekedar bertegur sapa. Belakangan saya tau kalo kakek itu ternyata seorang penjual buah di Kalibata. Katanya dengan bekerja inilah dia bisa menikmati hidup sebagai bertanda syukur atas karuniaNya.
1 Response to "Menikmati Hidup"
seperti kataku Nikmati sajalah, asal kita Ikhlas semua menjadi indah dan terasa tanpa beban, betuk ga Boss
Post a Comment