Thursday, June 25, 2009

Indahnya Berdoa

Pada malam rabu kemaren anak-anak Amalia setelah belajar mengaji, kami bersama-sama berdiskusi. Rizki bertanya, apa artinya doa?
'Doa artinya permohonan.' Jawab saya. Selanjutnya saya menjelaskan kepada Rizki dan anak-anak Amalia pengertian doa.

Berdoa kepada Allah SWT artinya mengajukan permohonan kepada Allah. Berbeda dengan bacaan mantra yang sering tidak difahaminya, orang yang berdoa harus tahu apa yang dimohon. Berdoa merupakan ikhtiar yang bersifat ruhani. Memanjatkan doa kepada Allah SWT merupakan wujud merendahkan diri seorang hamba yang lemah kepada Allah SWT yang Maha Kaya dan Maha Kuasa. Allah sendiri menyuruh hamba-hambanya untuk selalu mengajukan permohonan kepada Nya. Dalam sistem beribadah, berdoa bagaikan sumsum dalam sistem jasmani, 'doa adalah sumsumnya ibadah', kata Rasulullah.

Tiba-tiba dedek yang biasa dipanggil oleh teman-temannya 'Bang Haji' angkat tangan dan bertanya, 'Kak Agus, apakah setiap doa akan dikabulkan oleh Allah SWT?'

Saya jelaskan pada dedek bahwa Layaknya suatu permohonan, ada yang dikabulkan dan ada yang tidak. Hal itu juga berkaitan dengan layak tidaknya permohonan yang diajukan, sesuai tidaknya orang yang bermohon dengan apa yang dimohonkan. Oleh karena itu menuntun kita dengan tata krama berdoa. Saya kemudian menjelaskan adab berdoa pada anak-anak Amalia.

1. Memuji Allah dan bersyukur serta bersalawat kepada Rasulullah SAW. sebelum berdoa.

2. Mengakui dosanya dan kekeliruannnya terlebih dahulu dan barulah berdoa (seperti yang dicontohkan dalam sayyid al istighfar).

3. Merasa rendah diri di hadapan Allah, khusyuk serta harap-harap cemas.

4. Yakin akan diterima doanya oleh Allah. Rasulullah SAW. bersabda.

Sekali-kali jangan kamu berdoa dengan ungkapan 'ya Allah sekiranya Engkau mau, ampunilah aku dan sekiranya Engkau mau sayangilah aku”. Seyogyanya kamu yakin akan dikabulkan permohonanmu, karena tidak ada yang bisa memaksa Allah.

5. Menghiba dalam berdoa. Sikap berhiba-hiba dalam berdoa menunjukkan ia sangat butuh kepada apa yang dimohonkannya sehingga ia tidak mau berhenti berdoa kalau belum terkabulkan pintanya.

6. Berdoa di setiap waktu, baik di waktu senang, waktu susah, waktu suka dan waktu duka, waktu sempit dan waktu lapang. Rasulullah bersabda.

Barang siapa ingin doanya dikabulkan Allah di waktu susah dan melarat, maka hendaklah memperbanyak doanya di waktu senang dan lapang. (Silsilah Sahihah, 593)

7. Hindarilah doa yang memohon kutukan dan kehancuran terhadap keluarga, harta benda dan jiwa manusia. Rasulullah bersabda.

'Janganlah kalian menyumpahi diri sendiri, menyumpahi anak-anak kalian, menyumpahi harta benda kalian, dikhawatirkan jika permohonanmu itu diucapkan pada saat-saat dimana Allah menyetujui permohonan sehingga permohonanmu (yang merusak itu) dikabulkan'. (HR. Bukhari).

8. Mengulangi doa sampai tiga kali dalam satu waktu.

9. Menghadap kiblat dan menadahkan tangannya setinggi bahu. Rasulullah bersabda.

'Sesungguhnya Tuhanmu yang Maha Suci itu Hidup dan Maha Pemurah. Ia sangat malu kepada hamba Nya yang sudah menadahkan tangannya, namun doanya ditolak, hasilnya nihil dan kecewa”. (HR. Bukhari).

Tidak semua doa disunahkan mengangkat tangan, misalnya doa ketika masuk rumah, masuk dan ke luar dari WC.

10. Hendaknya orang yang berdoa itu menjelaskan pengaduan dan kebutuhannya kepada Allah SWT.

11. Merendahkan suara dan menghaluskannya.

Malam semakin larut. Setelah saya menjelaskan tentang indahnya berdoa anak-anak Amalia juga menyimpulkan makna dari berdoa malam itu. Kami menutup dengan membaca surat al 'Ashr dan membaca doa bersama. Malam semakin indah, anak-anak berebut bersalaman untuk pamit.

No comments:

Hati Gelap Karena Perselingkuhan

Perselingkuhan adalah faktor penyebab kehancuran rumah tangga, perselingkuhan itu juga hampir menjadi penyebab kehancuran per...