Tuesday, June 09, 2009

Ku Jaga Masjidku Yang Indah

Beberapa hari yang lalu anak-anak Amalia membuat puisi yang bertema Masjidku. Salahsatu puisi yang bagus ditulis oleh Eggi yang judulnya 'Ku Jaga Masjidku yang indah.' Begitu Eggi membacakan puisinya saya menjelaskan menjaga masjid berarti juga meramaikan dengan kegiatan-kegiatannya. Seperti melaksanakan ibadah di dalam Masjid. Untuk melaksanakan ibadah dan berkegiatan di masjid ada adab yang patut diperhatikan.

'Adab itu apa kak?' tanya Lusi.

'Adab itu aturan yang harus diperhatikan selama kita beribadah dan melakukan aktifitas didalam masjid.' jawab saya. Kemudian saya menjelaskan adab yang harus diperhatikan anak-anak Amalia selama berada di dalam masjid.

1. Mengenakan pakaian yang bersih dan pantas, seperti yang dimaksud al Qur`an:

Artinya: Wahai bani Adam, kenakanlah pakaianmu yang indah di setiap kali kamu memasuki masjid. (Q/7:31)

2. Tidak mengotori masjid, misalnya meludah dengan sembarangan. Menurut hadis Rasulullah: meludah di masjid adalah dosa, penebusnya ialah dengan menghilangkannya.

3. Menghindarkan diri dari bau tak sedap yang menggaggu orang lain, seperti bau jengkol, bau bawang, atau bau badan karena belum mandi. Rasulullah bersabda:

Barang siapa makan bawang putih, maka sekali-kali jangan mendekati masjid kami. (muttafaq `alaih).

4. Tidak membicarakan urusan bisnis, apalagi transaksi di dalam masjid.

5. Mengerjakan salat tahiyatul masjid, dua rakaat. Rasulullah bersabda:

Apabila seseorang diantara kalian masuk masjid, maka janganlah duduk dulu sebelum salat dua rakaat.

6. Tidak meninggalkan masjid jika azan sudah dikumandangkan. Seperti yang dikatakan oleh hadis riwayat Abu Hurairah.

7. Memperpanjang jarak perjalanan ke masjid agar jumlah langkahnya lebih banyak, misalnya dengan mengambil rute yang berbeda-beda. Rasulullah bersabda:

Barang siapa bersuci di rumahnya, lalu pergi ke salah satu masjid untuk menunaikan kewajiban salat fardlu, maka semua langkahnya yang satu menggugurkan dosanya dan yang lain mengangkat derajatnya. (HR Muslim)

8. Sepanjang perjalanan menuju ke masjid hendaknya membaca doa, seperti yang diajarkan oleh Rasulullah :

Allahummaj `al fi qalbi nu ran, wafi lisa ni nu ran, waj `al fi sam 1I nu ran, waj `al fi basari nu ran, waj `al min khalfi nu ran, wa min ama mi nu ran, waj `al min fauqi nu ran, wamin tahti nu ran, Allahumma a`tini nu ran.

Artinya: Ya Allah jadikanlah cahaya di hatiku dan di lidahku, jadikanlah pula cahaya di pendengaranku dan penglihatanku, ya Allah, jadikanlah cahaya dari belakangku dan dari hadapanku, jadikanlah pula cahaya dari atasku dan dari bawahku, ya Allah berikanlah kepadaku cahaya Mu. (muttafaq `alaih)

9. Memulai dengan kaki kanan ketika memasuki masjid, sambil membaca doa:

Bismillahi was sala tu was sala mu `ala rasulillah. Allahumma iftah li abwa ba rahmatika

Artinya: Dengan nama Allah, salawat dan salam kepada Rasulullah Nya, ya Allah bukakanlah kepadaku semua pintu rahmat Mu. (H.R. Muslim)

10. Saat ke luar dari masjid, mendahulukan kaki kiri, dan membaca doa:

Bismillahi was sala tu was sala mu `ala rasulillahi Allahumma inni as`aluka min fadhlik

Artinya: Dengan nama Allah, salawat dan salam kepada Rasulullah Nya, Ya Allah sesungguhnya aku mohon anugerah Mu. (H.R. Muslim).

Diakhir penjelasan anak-anak Amalia menjadi memahami bahwa menjaga masjid berarti juga berperilaku santun ketika di dalam masjid dan tidak sembarangan selama melakukan ibadah dan beraktifitas didalam Masjid. 'Jadi itulah makna dari puisi Eggi yang berjudul 'Ku Jaga Masjidku yang indah.' kata saya pada anak-anak Amalia.

No comments:

Hati Gelap Karena Perselingkuhan

Perselingkuhan adalah faktor penyebab kehancuran rumah tangga, perselingkuhan itu juga hampir menjadi penyebab kehancuran per...