Ayat-Ayat Cinta Kami

film, apa lagi sampe dulu perkenalan saya dengan istri saya hampir tidak pernah yang disebut dengan nonton film.
Pada waktu masuk di XXI hana udah ketakutan karena seumur hidupnya (usianya april lalu 3 tahun) tidak pernah menginjakkan kakinya yang namanya gedung film. Wah, filmnya akhir diputar juga, ruangan jadi gelap diawali dengan pembacaan ayat suci. dengan sebungkus makanan kecil hana menjadi terdiam. mamahnya jadi bisa menikmati filmnya dengan baik.
Cerita filmnya sangat romantis percintaan, barangkali tema itu yang menyebabkan banyak orang pengen menontonnya yang diakhiri dengan kematian maria, cuman buat saya agak kurang patriotik. Mestinya yang meninggal fahri dibunuh penjahat karena menyelamatkan nora. (hehehehe..ini sekedar komentar aja) secara keseluruhan saya menikmati film tersebut karena nonton film itu saya hanya pengen menyenangkan hati istri saya.
1 Response to "Ayat-Ayat Cinta Kami"
Mas Agus,
Saya merasa jalannya cinta kami sekeluarga tidak lah menggelegak...
Istri dan jagoanku Hasbie, melalui jalan hidup dengan santai, bersahaja dengan bumbu ketegangan rumah tangga, kenakalan bocah, kesulitan keuangan, menertawakan diri kami sendiri jika melihat hal-hal yang bersifat mimpi melangit seperti yang ada di sinetron-sinetron...
Itu makanya saya paling ndak bisa mengungkapkan sesuatu itu apakah berdasarkan cinta atau bukan...disamping saya nya sendiri bukanlah romantic man...(xi..xi..xi..bener gak istilahnya).
Saya sering tertawa ngakak bila istri meminta saya mengungkapkan perasaan cinta asmara kepadanya...atau dia bertanya :"...Mas,,kamu cinta aku gak sih? "
Biasanya untuk njawabnya, saya dengan santai bilang : "...Dik, buat apa aku ngasih "setoran" lahir batin kalau ndak cinta sama kamu..." :)
Terima kasih mas Agus..
Teruslah menularkan "virus" cinta ke segala penjuru dunia..!
Salam
QIsmee
Post a Comment