Keteduhan Sumber Kebahagiaan
'Berapa binatang yang harus dibunuh, paduka? Bukankah lebih arif bila kaki paduka ditutupi dengan sepatu?'
Begitulah ketika seseorang sedang diselimuti dengan amarah, mau memusnahkan semua yang membuat hatinya jengkel. Ia menutupi pikiran sehatnya dan melampiaskan amarah. Pesan indah patutlah kita simak, 'When there's no anger, there's no enemy.' 'Bila marahnya hilang, musuhnya hilang.' Inilah ciri manusia yang sudah memiliki keteduhan dalam hidupnya.
Bila kita sudah mampu membebaskan diri dari kekotoran batin seperti keserakahan, kebodohan dan kemarahan maka yang ada keteduhan bagi dirinya dan orang lain. Hal itu ditandai dengan 'lapar' untuk senantiasa berbuat baik. Keteduhan itu hadir ketika kita mampu berhenti untuk mementingkan diri sendiri seperti kupu-kupu yang keluar dari kepompong diri keakuan, terbang bebas menjadi sosok yang indah dan menawan, hidup dengan penuh kebahagiaan.
--
0 Response to "Keteduhan Sumber Kebahagiaan"
Post a Comment