Layang-Layang

Hari libur buat saya adalah hari yang paling indah, sebab dihari libur itulah saya dan Hana bisa bermain. Seperti hari minggu Hana minta saya maen layang-layang bersama Hanif & Haikal. Ketika angin bertiup kencang, layang-layang itu semakin terbang tinggi. Semakin tinggi layang-layang itu terbang tinggi, nampak Hana semakin riang gembira.

Barangkali seperti itulah kehidupan, seolah Hana sedang mengajarkan pada saya ditengah angin bertiup kencang dengan menarik dan mengulur benang begitulah kita mengatur irama diri kita, agar layang-layang semakin terbang tinggi. Angin (baca: masalah) dalam kehidupan kita sehari-hari sangat dibutuhkan untuk menerbangkan jiwa kita pada puncak kearifan. Semakin kencang angin, semakin berat satu masalah berarti semakin bagus untuk jiwa kita, sebab dengan semakin berat beban masalah hidup yang kita hadapi berarti semakin tinggi pula puncak kearifan jiwa kita. Disaat itu pulalah jiwa kita mencapai kebebasan sejati. Yaitu kebebasan dari belenggu segala bentuk hawa nafsu diri.

Hari sudah sore, layang-layang dipegang Hanif. Hana memandangi dengan senyuman. Saya mendapatkan satu pelajaran berharga hari ini, dengan bermain layang-layang.

1 Response to "Layang-Layang"

Anonymous said...

pelajaran kecil yang amat sangat berharga...dimana kita bisa belajar tentang hidup dari hal kecil, mencoba untuk melihat permasalahan dari sisi kearifan hidup...

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel