Friday, August 21, 2009

Membuat Mengerti Pada Anak

Seorang ayah baru saja pulang dari kerja dan pada waktu masuk ke rumah ia berpapasan dengan anak perempuannya yang berumur 15 tahun. Tapi karena anak itu sama sekali tidak kelihatan gembira dan tersenyum, maka ia bertanya,

'Ada apa, sayang? Kok, cemberut muka, sih?'

Anak menjawab,

'Ya...habis seharian gue ribut terus dengan istri lu....'

Kebayangkah anak kita menyebut ibunya sebagai 'istri lu' kepada kita sebagai ayahnya? Dulu kebanyakan orang tua mendidik anak dengan cara memberi ancaman, pukulan dan hukuman sebagai bentuk memegang kendali pada anak agar anak tetap patuh pada orang tua.

Di zaman sekarang, bila kita sebagai orang tua bersikap keras, mengancam dan memukul maka anak semakin menolak dan memberontak. Maka pola pendidikan seperti itu sudah tidak bisa digunakan lagi. Gunakan pola pengasuhan proaktif. Misalnya memberikan pengertian dan perhatian pada anak pentingnya berpuasa dibulan suci Ramadhan. Mengajak anak untuk berpuasa dengan cara merayu atau membujuk jauh lebih efektif.

'Ayo..dek, kita puasa ramadhan bareng ayah dan ibu, kan asyik kita bisa berbuka puasa bersama terus habis itu sholat tarawih bersama.' begitu kata sang ayah membujuk anaknya. Dengan melihat teladan ayah dan ibu berpuasa maka akan muncul kepekaan anak untuk berpuasa. Anak menurut bukan lagi karena takut kepada ayah dan ibunya melainkan karena anak memang mengerti betapa pentingnya menjalankan berpuasa dengan penuh kegembiraan.

----
Didiklah anak-anakmu sesuai zamannya karena mereka tidak hidup dizaman kecilmu (Ali Bin Abi Thalib)

No comments:

Hati Gelap Karena Perselingkuhan

Perselingkuhan adalah faktor penyebab kehancuran rumah tangga, perselingkuhan itu juga hampir menjadi penyebab kehancuran per...