Datangnya Jodoh Yang Diharapkan

Hati yang berbunga-bunga setelah sekian menanti, akhirnya tiba saatnya Allah mengabulkan doa yang dipanjatkan agar Allah mempertemukan dengan jodohnya yang sholeh, yang baik hati yang mencintainya setulus hati bahkan tidak ada syarat yang terbaik menurut dirinya biarlah Allah saja yang terbaik untuknya. Begitu menuturannya. Siang itu ada seorang gadis yang terlihat datang ke Rumah Amalia. Diusianya tiga puluh tahun, setiap kali dirinya ta'aruf dengan seorang laki-laki selalu saja berakhir dengan kekecewaan. Sudah tidak tahu berapa kali hatinya terluka perih karena kegagalannya dalam berta'aruf. Apa lagi sejak ibu seringkali bertanya kapan dirinya hendak menikah maka setiap kali pertanyaan ibunda tercinta terlontar, rasanya hatinya bagai teriris-iris perih. Sementara di dalam bidang karier dan pendidikan semua bisa diraih dengan mudah, kariernya melejit dengan pesat. Bahkan kebutuhan sehari-hari dirinya dan ibunya mampu dipenuhi dari gaji yang diterimanya.

Pada siang itu kedatangannya di Rumah Amalia untuk bershodaqoh. 'Kebetulan sudah lama saya ingin berbagi kebahagiaan untuk anak-anak Amalia. Semoga saya mendapatkan keridhaan Allah.' Tuturnya. Air matanya mengalir tanpa terasa. Doa dan harapan dirinya ingin membahagiakan ibunya segera terwujud. Hanya kepada Allahlah dirinya bersandar memohon pertolongan. Pagi itu anak-anak Amalia bersama-sama melantunkan ayat-ayat suci al-Quran, suara itu terdengar menyentuh qalbu. Subhanallah, Allah menunjukkan kebesaranNya, sebulan kemudian datang lamaran. Lamaran itu terbilang sederhana. Bersama keluarga besarnya calon suaminya sekaligus menetapkan hari tanggal dan bulan pernikahan. Beberapa saat Undangan pernikahan telah dicetak. Kehadirannya ke Rumah Amalia memberikan undangan pernikahannya. 'Alhamdulillah Mas Agus, Allah mengabulkan doa saya. Lamaran itu datang juga. ' Tuturnya dengan wajah yang sumringah. Terasa kebahagiaan menyelimuti dirinya. Allah telah memberikan jodoh untuknya. Jodoh adalah sebuah misteri, manusia hanya berupaya dan berikhtiar namun sepenuhnya jodoh seseorang tetaplah keputusannya atas kehendak Allah.

'Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum berpikir. (QS. ar-Ruum : 21).

3 Responses to "Datangnya Jodoh Yang Diharapkan"

Life Puzzle said...

Assamualaikum ust agus...

Membaca artikel ini membuat saya memiliki beragam macam perasaan subhanallah.

Saya pun ingin berikhtiar mendapatkan pasangan hidup dunia akhirat, dan yang baik untuk urusan agama saya. Disatu sisi saya saat ini mencoba untuk memperbaiki diri saya, memiliki toleransi yg lebih besar, menjadi makmum dari imam saja dan tidak akan kembali mengulangi kebiasaan2 jelek saya.

Mohon arahannya.... Saya telah mengirimkan email kepada ustadz.

Wassalamualaikum...

Life Puzzle said...

Assamualaikum ust agus...

Membaca artikel ini membuat saya memiliki beragam macam perasaan subhanallah.

Saya pun ingin berikhtiar mendapatkan pasangan hidup dunia akhirat, dan yang baik untuk urusan agama saya. Disatu sisi saya saat ini mencoba untuk memperbaiki diri saya, memiliki toleransi yg lebih besar, menjadi makmum dari imam saja dan tidak akan kembali mengulangi kebiasaan2 jelek saya.

Mohon arahannya.... Saya telah mengirimkan email kepada ustadz.

Wassalamualaikum...

ummy puspita said...

assalamu'alaikum ust agus...
membaca artikel ini membuat saya sedih karena cerita nya hampir sama dengan saya tp sayang nya saya sampai saat ini masih belom diberi kan jodoh oleh allah. padahal hampir setiap malam saya berdoa spy bisa mendapatkan jodoh yg terbaik bagi saya dan bisa menikah dengan segera.

mohon bantuan nya mohon doa kan saya semoga segera diberikan jodoh yg terbaik bagi dunia dan akherat saya. amin...

terimakasih sebelum nya... ^_^

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel