Thursday, November 10, 2011

Tenteram Di Tengah Badai

Di samudra yang luas badai dahsyat menghantam sebuah perahu, terombang ambing ditengah amukan badai. penumpang tidak boleh beranjak dari tempatnya demi keselamatan, hampir semua penumpang berpikir bahwa kapal akan hancur. Akhirnya seorang penumpang ditugaskan untuk mencari informasi apakah masih ada harapan untuk selamat kepada kapten kapal. Sambil berpegangan pada dinding dan melewati tangga, ia berjalan menuju geladak. Diruang kemudi ia melihat kapal yang sudah mendekati daratan meski harus melewati batu karang yang terjal dan tajam. Sementara kapten sedang sibuk untuk menyelamatkan kapal dan penumpangnya. Ditengah suara deburan ombak dan deru angin, kapten kapal memandangnya tanpa mengucapkan sepatah kata lalu tersenyum. Merasa lega dan ia kembali ke para penumpang kapal yang lainnya kemudian mengatakan, "Tenang saja, tidak akan terjadi apapun. Saya tadi lihat kapten dan dia tersenyum."

Sahabatku, begitulah dalam kehidupan ketika datang badai yang menghempas. Kita mudah menyerah dan putus asa. Namun bila kita yakin dan mempercayaiNya, Kita akan menemukan ketenteraman meski hidup ditengah badai, ujian dan cobaan, keimanan kita kepada Allahlah yang membawa kita selamat dari badai kehidupan. "Tidak ada satu musibah yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu." (QS. at-Taghaabun :11).

No comments:

Hati Gelap Karena Perselingkuhan

Perselingkuhan adalah faktor penyebab kehancuran rumah tangga, perselingkuhan itu juga hampir menjadi penyebab kehancuran per...