Yuk, wujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah

Tuesday, May 11, 2010

Akhirnya Doa Itu Terjawab

Sudah sejak lama kehadirannya di Rumah Amalia selain bersilaturahmi, berbagi rizki dan kebahagiaan juga berdoa bersama agar mendapatkan keturunan karena sudah sekian tahun menikah namun juga belum memiliki keturunan. Ikhtiar sudah dilakukan hampir semua dokter mengatakan bahwa beliau dan istrinya dalam keadaan sehat dan tidak ada masalah.

Setahun dua tahun proses ini djalaninya. Hari-harinya diisi dengan aktifitas rutin pergi ke Rumah Sakit. Semua itu terkadang melelahkan. Bukan karena fisik melainkan lebih kepada kondisi batin yang melelahkan. Bahkan setiap hari istrinya senantiasa puasa di dalam hatinya dengan harapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala berkenan memberikan keturunan dalam rumah tangganya.

Keluarga besarnya sangat mensupport agar tidak berputus asa, mereka tetap tekun mendukung dan menguatkannya. Bahkan kedua orang tuanya sempat menganjurkan agar berhenti untuk berobat dan mengadopsi anak saja karena kedua orang tuanya tidak tega melihat penderitaan dengan berbagai macam pemeriksaan dan tindakan operasi terhadap istrinya. Sampai dirinya dan istrinya sudah menyerah dan berpasrah kepada Sang Khaliq. Pada awal bulan tahun lalu istrinya mengalami keterlambatan menstruasi dan hasilnya dinyatakan positif. Kemudian beliau mengantar istri ke dokter kandungan melakukan pemeriksaan rutin. Mengkonsumsi makanan dan minuman bergizi, memperbanyak sayuran dan buah-buahan adalah menu wajib bagi pasangan suami istri.

Sampai dikejutkan diusia kandungan empat minggu timbul flek. Setelah dilakukan USG, dokter mengatakan bahwa kandungannya akan keguguran. Istri menangis, bersedih dan putus asa. Kemudian beliau memutuskan untuk beralih ke dokter kandungan lainnya untuk mendapatkan 'Second Opinion' dan disitulah seolah Allah menunjukkan kasih sayangNya kepada dirinya dan istrinya dokter kandungan yang ditemuinya mengatakan janin yang dikandungan istrinya masih dapat dipertahankan karena denyut jantungnya terdengar kuat.

Semua peristiwa itu membuat dirinya dan istrinya yakin bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala benar-benar telah menguji iman dan kesabarannya. 'Mas Agus Syafii, Selama kehamilan istri saya hanya dua hal yang saya lakukan, Memperbanyak istighfar dan shodaqoh.' tuturnya. Air matanya mengalir di pipinya. Wajah haru dan penuh syukur menyelimutinya. Akhirnya penantian yang panjang dan perjuangan yang cukup melelahkan selama enam tahun, istrinya kemudian melahirkan seorang putri yang sehat, cantik dan mungil. Kebahagiaan itu hadir ditengah keluarganya, disambutnya penuh suka cita. 'Terima kasih Ya Allah atas karuniaMu,' tuturnya terucap lirih. 'Subhanallah..

Ps. Bagi setiap pasangan yang juga belum mendapatkan momongan atau keturunan, jangan putus asa tetaplah memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala karena tidak ada yang mustahil bagiNya. dengan kesungguhan kita memohon kepada Allah. Allah akan mengabulkan apa yang kita mohonkan.

--
diriwayatkan oleh Jabir ada seseorang datang kepada Nabi Muhammad dan berkata, ‘Rasulullah, aku belum dikarunia anak sama sekali dan sampai saat ini aku belum punya anak.’ Rasulullah lalu bersabda, ‘Jika engkau memperbanyak istighfar dan shodaqoh, engkau akan diberi rizki disebabkan oleh keduanya.’ Lelaki itu pun memperbanyak shodaqoh dan istighfar, Jabir berkata, ‘Akhirnya, orang itu mempunyai sembilan orang anak laki-laki.’

Post a Comment

Home

AGUSSYAFII BLOG
2006
Proudly powered by : Blogger