Wednesday, May 06, 2009

Cerita Cinta

Seorang ibu bertutur pada saya lewat email. Mas Agus, saya ngiri lo membaca tulisan-tulisan mas agus tentang cinta. Apalagi ada hadis yang indah yang mas agus kutip, Man Laa Yarham, Laa Yurham' Barang siapa tidak menyayangi, tidak akan disayangi.' (HR.Muslim) Hadis ini menyiratkan tentang cinta yang diajarkan Nabi. Itulah sebabnya yang mendorong saya berburu buku-buku hadis tentang cinta.

Ketika saya berada di toko buku saya bertabrakan dengan orang lain. Buku yang dipegang tangannya hampir terlepas. Spontan saya mengucapkan minta maaf, ibu itu menjawab, tidak apa-apa, maafkan saya juga. begitu katanya. kami saling berjabat tangan dan melempar senyuman, sayapun melanjutkan perburuan buku hadis yang saya cari, tuturnya.

Begitu malam tiba, sehabis sholat maghrib saya menyiapkan makan malam. ditengah badan rasanya yang sudah letih, saya ingin menyiapkan semuanya dengan secepat mungkin setelah itu rebaan dikamar tidur. Tiba-tiba saya dikejutkan putrinya saya yang berdiri disamping, hampir saja sup yang ditangan saya tumpah.

Saat makan malam menjadi terasa sunyi sebab kami terdiam seribu bahasa. Suami nampak kelelahan, anak-anak tidak begitu bernafsu makan. Setelah semua dirapikan, saya menjadi sebentar lagi bisa istirahat. begitu melewati kamar, nampak putriku yang sedang berbaring.

Suara hatiku berbisik, Adakah pelajaran cinta yang kamu petik hari ini? ketika tadi kamu bertabrakan dengan orang tak dikenal begitu lembut dan sopan namun ketika kamu bertabrakan dengan putrimu yang kamu cintai..kenapa begitu mudah membuatmu marah? Coba lihat bunga yang telah disusun rapi oleh putrimu, bunga-bunga indah diatas kulkas.

Saya duduk termangu, airmata saya menetes dipipi. saya berlari dikamar putriku, saya duduk disamping tempat tidurnya, saya pegang tangannya. Putriku terbangun dan tersenyum, senyum yang begitu indah. 'Sayang, bunga itu kamu petik untuk mamahnya?' Putriku membalas dengan senyuman. 'Saya memetiknya dibelakang rumah karena bunga itu cantik seperti mamah. Mamah pasti suka.' kata putriku.

Airmata saya mengalir begitu derasnya, tak kuasa tangisku terdengar. 'Sayang, maafkan mamah ya...seharusnya mamah tau bunga yang indah itu untuk mamah.' Sayapun dipeluk oleh putriku yang cantik, 'I Love You..putri sayang mamah..' ucapnya.

benarlah kiranya hadis yang berbunyi, 'Man Laa Yarham, Laa Yurham' Barang siapa tidak menyayangi, tidak akan disayangi.'. Kita tidak akan dicintai bila kita tidak mencintai namun Kita bisa mencintai orang yang tidak kita kenal namun seringkali kita mengabaikan cinta orang-orang ada didepan mata kita.

No comments:

Hati Gelap Karena Perselingkuhan

Perselingkuhan adalah faktor penyebab kehancuran rumah tangga, perselingkuhan itu juga hampir menjadi penyebab kehancuran per...