Thursday, April 30, 2009

Pengaruh Cinta Dan Kasih Sayang

Pernah pada pagi ketika saya sedang mandi, Hana ribut dengan ketuk-ketuk kamar mandi sambil berteriak-teriak. 'duit..yah, duit yah..' Tumben pagi-pagi sudah minta duit, biasanya minta beli jajan. pikir saya. Setelah selesai mandi istri saya mengatakan barusan ada orang yang butuh. 'oo..pantesan ribut minta duit mau ngasih orang lain ya...'kata saya. Biasanya mamahnya suka memberi beras atau uang pada orang yang sedang butuh.

Itulah anak seiiring pertumbuhannya tampak sikap mereka atau ketertarikan melakukan sesuatu karena dipengaruhi oleh sikap dan perbuatan orang tuanya. pengaruh kasih sayang orang tualah yang paling kuat membentuk kepribadian sang anak. jika kita bersikap lembut dan penuh cinta maka anak akan membentuk cara berpikir anak bahwa semua orang pada dasarnya baik dan penuh cinta.

Saya teringat salah satu Hadis dari Ibnu Abas bahwa Rasulullah bersabda, 'Akrabilah anak-anakmu dan didiklah akhlak mereka.' Mendidik akhlak anak-anak buat saya berarti memberikan pengaruh Cinta dan kasih sayang pada anak, namun sesungguhnya cinta bukanlah kita yang menentukan. Cinta datangnya dari Alloh SWT dan hanya untuk Alloh SWT. Buktinya adalah luar biasa menakjubkan cinta, semakin banyak kita memberikan cinta untuk orang lain maka semakin banyak cinta yang kita terima. Orang yang bersikap penuh cinta maka akan mudah baginya untuk mendapatkan cinta dari orang-orang disekelilingnya.

Lantas bagaimana kita memberikan pengaruh cinta dan kasih sayang pada anak-anak kita? pengaruh cinta dan kasih sayang pada anak-anak itu terjadi ketika kita sebagai orang tua menghormati orang lain, membantu orang-orang disekeliling kita. Memberi pada orang yang membutuhkan sekalipun hanya Rp.500 akan memiliki makna yang begitu besar bagi anak.

kebaikan yang kita lakukan karena rasa cinta dan kasih sayang kita terhadap orang lain, menjadi sesuatu perbuatan yang menyenangkan dan spontanitas sehingga anak-anak ikut merasakan sendiri betapa bahagianya mereka ketika melakukan kebaikan.

Anak-anak ikut berempati, merasakan penderitaan orang lain, mereka mau membantu dan melihat kebahagiaan dari wajah orang-orang yang telah dibantunya, anak-anak merasakan kebahagiaan itu. indah dan luar biasa menyenangkan. Itulah nikmatnya memberi. Memberi berarti berempati terhadap penderitaan orang lain. Dan Empati adalah buah dari pengaruh cinta dan kasih sayang kita sebagai orang tua.

---
'Sesungguhnya Allah selalu beserta orang-orang yang taqwa dan orang-orang yang selalu berbuat kebaikan. (Q.S. An-Nahl 128).

No comments:

Hati Gelap Karena Perselingkuhan

Perselingkuhan adalah faktor penyebab kehancuran rumah tangga, perselingkuhan itu juga hampir menjadi penyebab kehancuran per...